Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 April 2014
Waspada Ini Dia Daftar Penyakit Akibat Patah Hati

Patah hati bukan hanya memberikan kesedihan, namun juga memberikan dampak lain yang tak kalah buruknya, yaitu aneka penyakit. Bahkan beberapa penyakit dapat menyebabkan kematian. Baru-baru ini, para ilmuwan di Inggris menemukan fakta penelitian bahwa risiko yang diberikan akibat patah hati bisa memberikan penyakit.
Penemuan ini seakan menambahkan kalau patah hati ternyata tidak hanya memberikan efek berupa depresi, namun juga dapat melemahkan sistem imun tubuh sehingga berisiko mendatangkan berbagai macam penyakit.
Begitu banyak penyebab yang kompleks dari sindrom patah hati ini. Patah hati yang dimaksud tidak hanya patah hati karena putus cinta, namun juga karena ditinggalkan orang terkasih akibat kematian. Produksi kortisol, sebuah reaksi kimia yang diberikan kelenjar adrenal sebagai bagian dari respons terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya terhadap diri manusia, dipercaya sebagai salah satu sumber terbesar dari masalah dari sindrom patah hati ini.
Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang dipercaya sebagai dampak buruk patah hati (via detik):
1. Rambut Rontok
Dalam beberapa minggu setelah kehilangan orang terkasih, beberapa wanita terbukti mengalami kerontokan rambut yang dikatakan cukup parah.
Tingkat produksi kortisol yang tinggi dapat menyebabkan 30% atau bahkan lebih rambut rontok. Tidak heran, apabila hal ini terus berlanjut selama 3 bulan, maka dapat menyebabkan kebotakan.
2. Demam dan Flu
Sistem imun tubuh yang melemah, menyebabkan tubuh menjadi mudah terserang flu dan demam. Lagi-lagi ini karena disebabkan kortisol yang menganggu tubuh ketika Ente stres.
Melihat kepada hasil penelitian dari Universitas Birmingham, saat tubuh diserang stres yang berlebihan maka hal tersebut akan menyebabkan tubuh terinfeksi virus sebanyak 20%. Dan tidak heran apabila Ente terus terjaring flu, akan menyebabkan Ente jatuh sakit setelahnya.
3. Asma
Ketika Ente merasakan stres berlebihan akibat patah hati atau pun kehilangan orang terkasih, hal ini dapat memicu terjadinya asma.
Penemuan terdahulu di Swedia dan Denmark, menemukan hasil bahwa sebanyak 10 persen dari 5 juta anak yang kehilangan orang tuanya akibat kematian, harus dirawat di rumah sakit akibat asma yang tiba-tiba menyerang mereka.
4. Darah Tinggi
Darah tinggi juga menjadi salah satu dampak penyakit yang terjadi akibat patah hati. Hal ini dikarenakan, stres yang terjadi membuat jantung menjadi berdetak lebih cepat hingga menyebabkan pembuluh darah menyempit.
Selain dipengaruhi oleh hormon stres yang meningkat, darah tinggi juga dapat dipengaruhi akibat perubahan gaya hidup setelah kehilangan orang terkasih.
5. Kanker
Akibat sistem imun tubuh yang melemah, hal ini menyebabkan tidak adanya sesuatu yang krusial dalam melawan virus kanker.
Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengalami stres akibat patah hati memiliki natural killer cells, sel di dalam sistem imun yang melawan kanker, yang lebih sedikit. Penelitian di Swedia pada tahun 2003 memberikan hasil bahwa wanita yang kehilangan suaminya mempunyai kemungkinan 2 kali lebih besar untuk terkena kanker payudara.
6. Penyakit Jantung dan Stroke
Melihat hasil penelitian Universitas Harvard pada tahun 2012, risiko serangan jantung dalam 24 jam setelah ditinggal orang terkasih akan terjadi 21 kali lebih sering.
Di dalam minggu pertama setelah kehilangan orang terkasih, stres akan melanda hingga meningkatkan tekanan darah. Jam tidur dan pola makan, yang seharusnya bisa menjadi salah satu obat untuk mengatasi stres, malah ternggangu sehingga akan semakin menambah risiko terjadinya penyakit jantung hingga stroke.
7. Diabetes
Kehilangan orang terkasih juga akan berisiko menyebabkan diabetes. Ada 2 tipe diabetes yang akan terjadi, di mana yang biasanya terjadi pada usia muda.
Ilmuwan percaya bahwa tingkat produksi kortisol yang tinggi akan membahayakan sel di dalam pankreas yang memproduksi insulin, yang seharusnya berfungsi untuk mengontrol gula darah.
Komplikasi yang terjadi dari 2 tipe diabetes ini dapat menjadi serius dalam menyebabkan gangguan pernapasan, penglihatan, penyakit jantung dan ginjal, hingga keguguran.
Selasa, 11 Maret 2014
Kambing ini menderita penyakit Arthritis Terpaksa pakai kasut
2 Jan 2012 posted by indah.com
Seekor Kambing Maisie di sebuah Penampungan Hewan Maria di Probus, Cornwall, menderita penyakit Arthritis dan mengharuskannya memakai kasut. telegraph.co.uk
Hebohnyadunia
Rabu, 20 November 2013
10 Penyakit Misterius di dunia
Biasanya, tiap penyakit diketahui sebabnya. Karena itu, obatnya bisa ditemukan. Namun ada beberapa penyakit yang tak diketahui sebabnya dan tak ada obatnya. Ada juga yang diketahui sebabnya, namun obatnya belum juga ditemukan.
Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/03/10-penyakit-misterius-di-dunia.html#ixzz1qARqxhN0
Berikut 10 penyakit yang misterius, tak diketahui sebabnya atau belum ditemukan obatnya.
1. AIDS
Nama aslinya Acquired Immune Deficiency Syndrome alias turunnya kemampuan imun tubuh. Sehingga tubuh akan lemah dengan segala jenis penyakit ringan. Sejak dua puluh lima tahun sejak pertama kali diidentifikasi, masih belum ditemukan obat untuk penyakit in. AIDS masih duduk sebagai pembunuh manusia yang paling ampuh, terutama di negara-negara berkembang. Penyakit ini diduga dimulai dari simpanse dan melompat ke manusia. Antar manusia menular melalui hubungan seks dan penggunaan jarum secara bergantian.
2. Alzheimer
Alzheimer adalah gangguan otak degeneratif yang memiliki gejala berbeda di masing-masing penderitanya. Biasanya ditandai dengan bingung, lupa atau pikun sering mempengaruhi kebanyakan orang di usia tua mereka. Penyebab yang tepat tidak dimengerti dan tidak dapat diobati secara efektif.
3. Demam
Kalangan medis masih sedikit tahu soal apa sebenarnya demam itu. Bahkan walau satu miliar kasus diperkirakan di Amerika Serikat setiap tahun, dokter masih tahu sedikit tentang hidung meler, kenapa dingin merangsang batuk hingga akar penyebab sakit kepala. Sering kali, bukan resep antibiotik yang bisa membantu penyakit ini reda, namun menunggu hingga reda sendiri dan makan sup ayam.
4. Flu Burung
Manusia tidak memiliki kekebalan terhadap virus flu yang kuat dibawa oleh burung. Usai tertular dari burung, virus ini dapat menular antar manusia. Tingkat kematian untuk terinfeksi manusia adalah sekitar 50 persen.
5. Pica
Orang yang didiagnosis dengan Pica memiliki dorongan tak terpuaskan untuk makan zat non-makanan seperti kotoran, lem kertas, dan tanah liat atau yang lainnya. Meskipun diyakini dihubungkan dengan kekurangan mineral, pakar kesehatan tidak menemukan penyebab pasti dan obat untuk gangguan aneh ini.
6. Gangguan autoimun
Sebuah istilah untuk sejumlah penderitaan termasuk penyakit Lupus atau Arthithis Rhematoid. Pada penderita gangguan autoimun, imun tubuh justru mendeteksi organ-organ tubuh sebagai musuh, sehingga organ organ tubuh malah diserang. Maka organ tubuh jadi lemah bahkan rusak. Tak diketahui penyebabnya, dan dokter hanya bisa mengurangi gejalanya.
7. Skizofrenia
Para ahli menganggap penyakit ini paling membingungkan dari jenis gangguan mental. Penderita biasanya tak mampu untuk secara logis membedakan antara realitas dan fantasi. Gejalanya mulai liar, delusi, halusinasi, bicara tidak teratur, kurangnya motivasi atau emosi.
8. Penyakit Creutzfeldt-Jakob
Penyakit ini adalah versi dari gangguan otak langka, yang lebih dikenal "Mad Cow" atau sapi gila. Penyakit ini diduga berasal dari konsumsi daging sapi yang terkontaminasi. Pada penyakit ini reaksinya cepat. Kalangan medis belum mengetahui sebab utamanya dan belum bisa mencegah.
9. Sindrom Kelelahan Kronis
Kelelahan kronis adalah gejala fisik yang secara medis bisa dijelaskan. Namun pada sindrom kelelahan kronis, pasien lebih dari sekadar merasa lelah, pasien sering tidur, bahkan selama berhari-hari pada suatu waktu.
10. Penyakit Morgellons
Ini penyakit kulit. Gejalanya mirip dalam film fiksi. Penderita mengeluh kulit rasanya seperti tersengat, ruam atau seperti luka. Di bawah kulit muncul serat aneh. Beberapa di komunitas medis menyalahkan penyakit ini terkait pada delusi psikotik, tetapi yang lain mengatakan gejala yang sangat nyata. Tak diketahui penyebabnya, apalagi obatnya.
Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/03/10-penyakit-misterius-di-dunia.html#ixzz1qARqxhN0
Langganan:
Postingan (Atom)